judi bola

Gonzalo Higuain Jadi Kartu As Juventus di Final UCL

Gonzalo Higuain pemain Kartu As Juventus Gonzalo Higuain benar-benar akan menghadapi ujian berat. Tim pertama Higuain saat berkarir di Eropa, Real Madrid akan menjadi lawan Juventus yang notabene kini tengah dibela Higuain. Kedua tim tersebut akan saling berjibaku di partai final Liga Champions 2016/2017.

Saat itu kompetisi memasuki musim 2006/2007, publik dikejutkan dengan kemunculan judi online sbobet pemuda asal Argentina bernama Gonzalo Higuain di atas tanah Ibukota Spanyol. Real Madrid memutuskan untuk memboyong pemuda yang sukses bersinar dibawah panji River Plate. Bakat luar biasa Higuain ini pun sudah terlihat ketika timnya, River Plate mendapat sumbangan 2 gol darinya kala laga Superclassuco kontra Boca Juniors. Inilah alasan kuat Higuain mampu menginjakan kaki di tanah Eropa.

Bahkan, Daniel Passarella mantan pelatih Higuain di River Plate sempat mengatakan pada publik media bahwa anak asuhnya tersebut punya peluang besar menjadi bintang sepakbola dunia.

Menjalani karir di Real Madrid tidak lantas jalan mulus dihadapannya. Rintangan tetap saja mengisi hari-hari masa penyesuian dengan iklim sepakbola Spanyol. Namun ketika memasuki musim 2008/2009, Higuain pun naik pangkat menjadi striker inti. Absennya Ruud Van Nistelrooy akibat cedera memberi Higuain kesempatan besar untuk menunjukan kemampuannya. Selanjutnya, gelontoran gol pun membawanya pada popularitas di tingkat Spanyol bahkan Eropa.

Karirnya di Madrid pun sampai pada masa penghabisan kontrak pada tahun 2010. Perpanjangan durasi pun disetujui oleh pihak Madrid dan Higuain. Pemain tim nasional Argentina itu pun rencananya akan bermain untuk Madrid hingga tahun 2016. Namun sayang, ditengah perjalanan ia memastikan diri pindah ke klub Serie A Italia, Napoli. Higuain meninggalkan catatan 122 gol dari 264 laga bersama Madrid.

Banyak yang memprediksi kepindahannya ke Napoli adalah tanda adanya penurunan performa. Tetapi Higuain pun sukses menepis prediksi tersebut dengan penampilan yang sama hebatnya seperti saat bermain untuk Madrid. Pencapaian ini pun berhasil membuat kagum Aurelio De Laurentis selaku Presiden Napoli. Bukannya makin kagum, sang Presiden pun justru murka ketika Higuain memutuskan diri untuk membela rival Napoli, Juventus pada tahun 2016. Selama merumput di Napoli Higuain sukses membukukan 92 gol dari 147 laga.

Kiprahnya pun berlanjut bersama Si Nyonya Tua. Sejauh ini, Higuain berhasil mempersembahkan 32 gol dari 54 laga bersama Juventus. Sumbangsi Higuain pada akhirnya mampu mengantarkan Juventus berlaga di partai puncak Liga Champions kontra Real Madrid.

Menjelang laga final, mantan pemain Juventus Alessio Tachinardi angkat bicara soal pemain kunci di laga tersebut. Menurut pemain yang dulu pernah menjadi saksi kekalahan Juventus dari Madrid di laga puncak Liga Champions 1998 itu, Higuain adalah faktor penting Juventus merebut trofi Liga Champions musim ini. Koleksi golnya terbukti mampu memberikan kesuksesan besar bagi Juventus. Higuain pun membukukan diri sebagai pemain tersubur di Juventus untuk musim ini.

“Laga nanti mungkin bukan laga milik Cristiano Ronaldo atau pun Gianluigi Buffon. Saya yakin sekali bahwa Higuain memiliki peran besar atas keberhasilan Juventus menggapai laga Final Liga Champions musim 2016/2017,” ungkap Tachinardi.

Begitu pun juga dengan Higuain yang sejujurnya memiliki harapan khusus menjelang laga final nanti. Kita memang harus menyadari bahwa waktu 7 musim bersama klub sebesar Real Madrid bukanlah waktu yang sebentar. Banyak memori serta cerita yang telah dilalui oleh Higuain bersama punggawa Real Madrid. Termasuk juga harapan yang cukup aneh muncul dari mulut Higuain.

“Saya pernah merumput di Real Madrid selama hampir 7 musim. Saya mengerti betul seluk beluk Real Madrid dan apa yang tengah terjadi dengan mereka saat ini. Meski demikian, anda harus tahu bahwa keinginan saya untuk mengangkat trofi Liga Champions bersama Juventus sangatlah besar. Menurut saya, laga nanti akan berjalan sengit,” ungkap Higuain.

“Sampai hari ini, saya sendiri masih berkawan baik dengan beberapa punggawa Real Madrid. Salah satunya ialah bek Madrid, Sergio Ramos. Namun, ada satu harapan khusus buatnya menjelang laga final. Semoga saja Sergio tidak membuat gol saat laga menginjak menit-menit terakhir. Saya harap juga ia gagal menampilkan permainan terbaik nantinya,” Tutup Higuain.